Rembulan Terbelah di Atas Langit Ghaza

Wajahnya nampak kusut dan layu
Gemetar ia ditikam pemandangan pilu
Menoleh ke kiri, mau pingsan rasanya
Menoleh ke kanan, serasa copot bola matanya

Lidahnya kelu
Kepalanya berputar-putar
Siapa yang salah?
Siapa yang benar?

Hanya teriakan senapan dan meriam jawaban yang ia dapatkan
Serasa menembus meledakkan pusat jantungnya
Aliran darahnya terhenti menahan duka yang sangat dalam
Syaraf otaknya putus tak mengerti apa yang terjadi sesungguhnya

Tubuhnya melemah
Air matanya habis membanjiri angkasa raya

Dalam ketidakberdayaannya,
Sang rembulan … terbelah di atas langit Ghaza

Mr.Paijo

Dikirim menggunakan Wordmobi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s